Subjudul:
Data ekonomi daerah menunjukkan tren positif di bawah kepemimpinan Aep Syaepuloh–Maslani melalui penguatan investasi, industri, dan program pemberdayaan masyarakat.
Baca Juga:
Diskon Tambah Daya Listrik Hingga 50 Persen Resmi Dibuka, Berlaku Sampai 23 Juni
KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang mencatat peningkatan capaian indikator makro pembangunan daerah pada tahun 2026. Sejumlah indikator utama seperti pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran terbuka, serta angka kemiskinan menunjukkan tren perbaikan berdasarkan evaluasi pembangunan daerah dan data statistik resmi dari Badan Pusat Statistik.
Capaian tersebut menjadi bagian dari hasil pelaksanaan kebijakan pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Aep Syaepuloh bersama Wakil Bupati Maslani, yang menitikberatkan pada penguatan sektor industri, peningkatan investasi, serta perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat.
Pertumbuhan Ekonomi Karawang Tetap Stabil
Baca Juga:
Ketegangan Memuncak, AS dan Iran Saling Klaim soal Status Selat Hormuz
Sebagai salah satu pusat industri terbesar di Indonesia dan kontributor penting bagi perekonomian Provinsi Jawa Barat, Karawang mencatat pertumbuhan ekonomi yang relatif stabil.
Aktivitas industri manufaktur, otomotif, logistik, serta perdagangan menjadi sektor utama yang menopang struktur ekonomi daerah. Selain itu, sektor pertanian yang masih kuat di Karawang juga tetap berperan dalam menjaga stabilitas ekonomi regional.
Stabilitas pertumbuhan ekonomi tersebut didorong oleh beberapa faktor utama, antara lain: