Karawang — Gubernur Jawa Barat bersama Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengusulkan agar penanganan jalan nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Karawang, tidak lagi dilakukan dengan metode tambal, melainkan melalui pembangunan ulang atau rekonstruksi jalan.
Usulan tersebut disampaikan dalam pernyataan yang disampaikan secara terbuka dan terekam dalam dokumentasi video, sebagaimana beredar di ruang publik. Dalam pernyataan tersebut, pemerintah daerah menekankan perlunya penanganan jalan nasional dilakukan secara menyeluruh agar kualitas jalan lebih tahan lama.
Baca Juga:
Bupati Karawang Wajibkan Gerakan Bersih Pagi di OPD, Kecamatan, hingga Sekolah
Jalan nasional di wilayah Karawang, termasuk jalur Pantura, merupakan jalur strategis dengan volume lalu lintas tinggi dan didominasi kendaraan berat. Kondisi tersebut menyebabkan kerusakan jalan kerap terjadi meskipun telah dilakukan perbaikan sebelumnya.
Menurut pernyataan yang disampaikan, metode tambal dinilai tidak lagi efektif untuk menjaga kualitas jalan nasional dalam jangka panjang. Oleh karena itu, pemerintah daerah mengusulkan agar penanganan dilakukan melalui rekonstruksi, yakni pembangunan ulang struktur jalan sesuai spesifikasi teknis.
Usulan tersebut disampaikan kepada pemerintah pusat, mengingat kewenangan pengelolaan jalan nasional berada di bawah instansi pusat. Pemerintah daerah menyatakan kesiapan untuk berkoordinasi guna mendukung pelaksanaan rekonstruksi jalan nasional di wilayah Karawang.
Baca Juga:
File Epstein Seret Dua Diplomat Norwegia ke Penyelidikan Korupsi
Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam menangani kerusakan jalan nasional, serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan arus distribusi barang di wilayah Jawa Barat, khususnya Kabupaten Karawang.