KARAWANG – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional dan pusat perbelanjaan di wilayah Kabupaten Karawang pada akhir Februari 2026. Langkah ini diambil guna memantau langsung ketersediaan stok pangan serta memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang masuknya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Baca Juga:
Perkuat Konektivitas Antarwilayah, Pemkab Karawang Resmikan Jembatan Curug Sepanjang 533 Meter
Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh jajaran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) serta dinas terkait seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Sidak difokuskan pada komoditas vital yang kerap mengalami fluktuasi harga, seperti beras, cabai, daging sapi, daging ayam, serta telur.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, Bupati Aep Syaepuloh menyatakan bahwa secara umum ketersediaan stok kebutuhan pokok di Kabupaten Karawang masih dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi lonjakan permintaan masyarakat hingga Idul Fitri mendatang. Meski terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga tipis akibat rantai pasokan, tren harga secara keseluruhan dinilai masih dalam batas wajar dan terkendali.
Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penimbunan atau kenaikan harga yang tidak wajar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang bersama Bulog juga telah menyiapkan program Bazar Ramadan dan Operasi Pasar Murah yang akan dilaksanakan secara bergilir di berbagai kecamatan. Program ini bertujuan untuk memberikan akses belanja bahan pangan dengan harga distributor langsung kepada masyarakat luas.
Baca Juga:
Akselerasi Infrastruktur, Pemkab Karawang Tetapkan 10 Paket Pembangunan Prioritas Tahun 2026
Pemerintah Kabupaten Karawang mengimbau kepada para pedagang dan distributor agar tidak melakukan praktik penimbunan barang yang dapat merugikan konsumen. Pemkab melalui dinas terkait bersama aparat kepolisian akan terus melakukan monitoring secara berkala di pasar-pasar untuk memastikan tidak ada spekulan yang memanfaatkan momentum menjelang hari raya.
Dengan adanya pengawasan ketat dan intervensi pasar melalui bazar murah, diharapkan masyarakat Karawang dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa terbebani oleh ketidakpastian harga kebutuhan pokok.