Karawang — Bupati Karawang turun langsung ke lokasi banjir yang terjadi akibat jebolnya tanggul irigasi Kalimalang di wilayah Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan serta dampak banjir yang dirasakan warga.
Berdasarkan pantauan di lokasi, banjir menggenangi kawasan permukiman dan area usaha warga dengan ketinggian air mencapai betis hingga lutut orang dewasa. Air meluap dari saluran irigasi Kalimalang setelah tanggul mengalami kerusakan, sehingga tidak mampu menahan debit air.
Baca Juga:
Pemeliharaan Trafo Daya Gardu Induk Sidikalang, Besok Listrik Padam di Dairi
Dalam kunjungannya, Bupati Karawang terlihat menyusuri area terdampak banjir bersama jajaran terkait dengan mengenakan perlengkapan lapangan dan sepatu bot. Peninjauan dilakukan di tengah genangan air untuk memastikan kondisi warga serta memantau langsung titik-titik terdampak luapan air.
Selain peninjauan, di lokasi juga tampak aktivitas penanganan darurat, termasuk pemantauan kondisi tanggul serta upaya pengendalian aliran air guna mencegah banjir meluas ke wilayah lain. Pemerintah daerah melakukan koordinasi dengan petugas lapangan untuk penanganan awal akibat jebolnya tanggul tersebut.
Hingga peninjauan dilakukan, belum ada keterangan resmi terkait jumlah rumah terdampak maupun kerugian akibat banjir. Pemerintah daerah masih melakukan pendataan serta evaluasi terhadap kerusakan infrastruktur irigasi Kalimalang.
Baca Juga:
Tak Hanya Banjir, China Kini Diteror 900 Ular Berbisa yang Lepas dari Peternakan
Peristiwa banjir akibat jebolnya tanggul irigasi Kalimalang ini menjadi perhatian serius, mengingat saluran tersebut merupakan bagian penting dari sistem pengairan dan pengendalian air di wilayah Kabupaten Karawang.