KARAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang resmi mengoperasikan Jembatan Curug yang membentang sepanjang 533 meter sebagai jalur penghubung strategis antar-kecamatan. Peresmian infrastruktur vital ini dilakukan langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, pada akhir Februari 2026, ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita di lokasi proyek.
Baca Juga:
Akselerasi Infrastruktur, Pemkab Karawang Tetapkan 10 Paket Pembangunan Prioritas Tahun 2026
Pembangunan Jembatan Curug ini merupakan bagian dari proyek strategis daerah yang dirancang untuk menghubungkan wilayah Kecamatan Klari dan Kecamatan Ciampel. Infrastruktur ini diproyeksikan menjadi solusi utama dalam mengurai kepadatan lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan, sekaligus mempercepat akses distribusi logistik menuju kawasan industri dan arah Purwakarta.
Bupati Aep Syaepuloh menjelaskan bahwa jembatan ini memiliki peran krusial dalam menunjang pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan terhubungnya kedua wilayah tersebut, mobilitas warga dan pelaku usaha kini menjadi lebih efisien dibandingkan sebelumnya yang harus menempuh jalur memutar atau bergantung pada akses jalan yang sempit.
Secara teknis, jembatan ini dibangun dengan standar keamanan tinggi dan dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti lampu penerangan jalan umum (PJU) serta trotoar bagi pejalan kaki. Pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang memastikan bahwa konstruksi jembatan telah melalui uji beban dan kelayakan untuk menampung kendaraan bertonase besar yang melintas menuju kawasan industri.
Baca Juga:
Jamin Stok Pangan Jelang Ramadan, Bupati Karawang Lakukan Sidak Pasar dan Pastikan Harga Stabil
Peresmian ini disambut positif oleh masyarakat setempat yang telah menantikan kehadiran jalur permanen yang lebih luas. Pemkab Karawang berharap operasional Jembatan Curug dapat dijaga bersama oleh masyarakat, terutama dalam hal pemeliharaan fasilitas dan ketertiban berlalu lintas.
Dengan selesainya pembangunan ini, Pemerintah Kabupaten Karawang kembali menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pemerataan infrastruktur konektivitas yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat di seluruh pelosok kabupaten.