Karawang — Pemerintah Kabupaten Karawang menargetkan sebanyak 100 ribu kunjungan wisatawan selama periode libur Lebaran 2026. Target tersebut ditetapkan sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan sektor pariwisata dan perputaran ekonomi daerah.
Baca Juga:
Pemkab Karawang Percepat Perbaikan Jalan Rusak Jelang Mudik Lebaran 2026, Fokus pada Jalur Strategis dan Titik Rawan
Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan bahwa penetapan target tersebut didasarkan pada capaian kunjungan wisata pada periode Lebaran tahun sebelumnya yang mencapai puluhan ribu wisatawan. Dengan peningkatan fasilitas dan promosi, pemerintah daerah optimistis jumlah kunjungan dapat meningkat signifikan pada tahun ini.
Upaya pencapaian target dilakukan melalui optimalisasi berbagai destinasi wisata di Kabupaten Karawang, baik wisata alam, religi, maupun kuliner. Selain itu, Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karawang juga melakukan peningkatan kualitas sarana dan prasarana di sejumlah lokasi wisata.
Pemerintah daerah turut memperkuat koordinasi dengan pelaku usaha pariwisata dan pelaku UMKM guna memastikan kesiapan layanan bagi wisatawan. Langkah ini mencakup penyediaan fasilitas pendukung, kebersihan lingkungan, serta kenyamanan pengunjung selama berada di lokasi wisata.
Baca Juga:
Enam Warga Karawang Tewas dalam Kecelakaan di Majalengka, Pemkab Serahkan Santunan
Selain aspek pariwisata, Pemkab Karawang juga menyiapkan dukungan pengamanan dan pengaturan lalu lintas menuju destinasi wisata, bekerja sama dengan aparat kepolisian dan instansi terkait. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama libur Lebaran.
Target kunjungan wisatawan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha lokal di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Pemerintah Kabupaten Karawang menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur, pelayanan, serta pengamanan menjadi fokus utama dalam menyambut lonjakan wisatawan selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah.