KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang mendorong percepatan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) memasuki Triwulan II Tahun Anggaran 2026 guna memastikan program pembangunan berjalan tepat waktu dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kebijakan ini diarahkan langsung oleh Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Baca Juga:
Rusia Jadi Andalan Baru, Indonesia Disebut Masuk Zona Aman Ketahanan Energi
Percepatan realisasi anggaran dilakukan di seluruh sektor pembangunan, meliputi infrastruktur, pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, hingga program pemberdayaan masyarakat. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pembangunan daerah serta meningkatkan kualitas belanja pemerintah.
Bupati Aep Syaepuloh menegaskan bahwa serapan anggaran harus dilakukan secara optimal dengan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas dan transparansi.
“Setiap OPD harus memastikan anggaran yang telah dialokasikan dapat direalisasikan tepat waktu dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Pemkab Karawang melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap capaian realisasi anggaran di masing-masing perangkat daerah. Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala di lapangan serta mempercepat proses administrasi yang berpotensi menghambat pelaksanaan program.
Baca Juga:
Pemkab Karawang Tingkatkan Pengawasan Distribusi Bahan Pokok, Bupati Aep Syaepuloh Pastikan Stabilitas Harga
Selain itu, pemerintah daerah juga memperkuat koordinasi lintas OPD guna memastikan sinkronisasi program dan kegiatan berjalan sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan. Penyederhanaan prosedur administrasi dilakukan untuk mempercepat proses pengadaan barang dan jasa tanpa mengabaikan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Fokus percepatan realisasi anggaran pada Triwulan II ini diarahkan pada program-program prioritas yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan layanan kesehatan, serta dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
Pemkab Karawang juga menekankan pentingnya kualitas belanja, tidak hanya dari sisi penyerapan anggaran, tetapi juga dari hasil dan manfaat yang dihasilkan. Oleh karena itu, setiap program diwajibkan memiliki indikator kinerja yang jelas dan terukur.